Senin, 18 Juli 2016

Mengajar di Dusun Senami

Oleh: Dedi Saputra Siagian, NCS 2015


Dalam tulisan ini saya akan berbagi pengalaman saya menjadi pengajar di Dusun Senami. Senami merupakan salah satu dusun yang lumayan terpencil yang terletak di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Mengajar anak-anak di Dusun Senami merupakan salah satu wujud kepedulian TSA Jambi terhadap pendidikan. Anak-anak menjadi salah satu sasaran TSA Jambi untuk meingkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadikan kita lebih mudah melakukan segala hal, namun dibalik kemajuan itu masih banyak saudara-saudara kita yang belum meraskan manfaatnya, sebagian dari mereka adalah anak-anak di Dusun Senami.

Mengapa saya katakan demikian? Ada beberapa alasan dari pernyataan tersebut:
1. Jalan menuju Dusun Senami sangatlah sulit. Dapat dibayangkan, sebagian jalan masih tanah jadi jika turun hujan, kemungkinan kendaraan kita tidak dapat menjangkau lokasi mengajar.
2. Signal tidak ada.
3. Listrik juga belum tersedia. Sebagian masyarakat memang dapat terhubung listrik karena adanya bantuan genset (generator set).
4. Kendaraan umum masih sedikit.

Saya takjub karena anak-anak yang ikut belajar ternyata banyak juga. Mulai dari yang berusia 3 tahun hingga 15 tahun. Awalnya saya merasa bingung bagaimana mengajar mereka dengan ragam usia tersebut secara bersamaan. Namun, Ketua Program Kerja, Judika Raja Gukguk yang memegang tanggung jawab program ini telah mengatur cara mengajar anak-anak di Dusun Senami yaitu dengan mengelompokkan anak-anak dengan cakupan umur masing-masing anak.

Anak-anak di Dusun Senami memiliki ambisi yang kuat dalam belajar dan mereka mempunyai cita-cita yang begitu tinggi. Tapi dibalik itu ada sebagian dari mereka yang tidak mencicipi dunia sekolah. Setelah saya melakukan wawancara perorangan dengan anak-anak yang tidak sekolah ternyata sebagian besar penyebabnya adalah dikarenakan perekonomian keluarga yang kurang mampu. Saya terharu, saya memberikan motivasi kepada mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan mereka.

Mengajari anak-anak di Dusun Senami tidaklah sulit dan menurut saya sangat menyenangkan, karena anak-anak tersebut memberikan perhatian penuh kepada kami, tim pengajar.

Saya berharap anak-anak di Dusun Senami lebih jaya dan tetap mempunyai ambisi yang kuat untuk meraih cita-cita mereka. (Editor: JRGG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar