Selasa, 15 September 2015,
menjadi hari dimana awal perjalanan kami dimulai. Hari itu saya dan ke-13 teman
saya yang lain yang tergabung dalam Tanoto Scholars Assosiation Jambi (TSA
Jambi) diberikan kesempatan untuk dapat berkunjung ke PT. Dasa Anugrah Sejati,
Asian Agri Group Desa Lubuk Bernai Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Kegiatan ini dimaksudkan sebagai Industrial Visit ke pabrik kelapa sawit yang
dimiliki oleh Asian Agri Group.
Perjalanan menuju PT.DAS,
panggilan umum perusahaan ini, ditempuh dengan waktu kurang lebih 3 jam. Dan sampailah rombongan TSA
Jambi di PT. Dasa Anugrah Sejati yang digadang-gadang sebagai pabrik dengan
output terbesar di Provinsi Jambi. Setelah kami tiba di PT. DAS, kami disambut
dengan hangat dengan semua pejabat dan karyawan KTU di PT. DAS, selain itu kami
juga diberikan materi mengenai proses pengolahan buah kelapa sawit menjadi
Crude Palm Oil (CPO) dan Kernel Oil. Saat itu juga PT. DAS memperkenalkan salah
satu inovasi dan tindakan nyata mereka dalam menanggulangi limbah industri
yaitu Bio Gas yang merupakan bio gas pertama dan terbesar di Provinsi Jambi.
Pembekalan materi sangat menarik
perhatian kami, kami tidak sabar untuk dapat melihat langsung proses pengolahan
kelapa sawit dan tank-tank bio gas yangg dimiliki oleh PT. DAS. Perjalanan
pertama dimulai dengan pengenalan output dari kelapa sawit. Kami juga
diperkenalkan dengan berbagai limbah cair dan padat yang dihasilkan oleh kelapa
sawit. Sebelumnya saya juga telah dikenalkan dengan produk-produk kelapa sawit
saat berada di Tanoto Scholars Gathering 2015 lalu di Pangkalan Kerinci dan
kali ini materi yang disampaikan jauh lebih terperinci. Dan bukan hanya itu
saja, saya juga membawa salah satu inti kelapa sawit yang telah matang untuk
dijadikan oleh-oleh hehehe.
Perjalanan kemudian dilanjutkan
ke lapangan. Tempat pertama yang kami tuju adalah bagian sortasi dimana di
tempat ini semua tanda buah segar yang telah diambil dari perkebunan ditampung
dan disortasi dari berbagai kotoran dan sampah yang terbawa di TBS. Untuk masuk
ke kawasan produksi, kami diwajibkan untuk menggunkan berbagai alat keamanan
yang terstandarisasi seperti helm, sepatu boot, masker dan ear plug. Hal ini
dilakukan untuk menghindari kecelakaan kerja, karena seperti moto RGE Group,
“Do it Safely or Don’t!”
Selanjutnya kami masuk ke proses
perebusan. Disini tandan buah segar (TBS) direbus untuk mendapatkan buah yang
lunak agar mudah dipisahkan dari tandannya. Ruangan yang panas tidak menghalangi
kami untuk dapat menyerap ilmu yang sebanyak-banyaknya. Lalu, setelah melewati
proses perebusan, TBS masuk ke Treshing
Station dimana buah dipisahkan dari tandannya kemudian buah-buah kelapa sawit
yang telah terpisah dari tandannya masuk kesebuah tabung besar dimana buah
tersebut akan dipisahkan antara sabut dan intinya, lalu sabut tersebut akan
diperas minyaknya dan menjadi Crude Palm Oil, sedangkan intinya akan menjadi
Kernel Oil yang harganya jauh melebihi CPO.
Pos berikutnya yang kam kunjungi
adalah pembangkit listrik tenaga biogas yang dimiliki oleh PT.DAS Kawasan Taman
Raja. Wah, ini adalah pertama kalinya saya melihat pembangkit listrik biogas
dan itu benar-benar luar biasa. Pembangkit listrik ini mampu menghasilkan 1800 MW listrik dan telah memenuhi seluuh
kebutuhan konsumsi listrik PT.DAS Kawasan Taman Raja yang hanya sebesar 800
megawatt. Dengan adanya pembangkit listrik ini, tidak ada lagi limbah yang
terbuang sia-sia. Bahkan ditangan-tangan para ahli, limbah mampu menjadi suatu
hal yang berharga yang telah dimanfaatkan oleh PT. DAS Kawasan Taman Raja.
Limbah padat dari tempat ini juga digunakan sebagai pupuk bagi kelapa sawit
tanpa perlu menambah pupuk pendamping lain. Bahkan diharapkan dimasa yang akan
datang PT. DAS dan PLN dapat bekerja sama dalam penyediaan sumber listrik bagi
para penduduk sekitar yang berada di sekitar kawasan Taman Raja.
Sungguh hari itu merupakan
perjalanan yang luar biasa. Asian Agri mampu menjadikan dirinya sebagai
perusahaan yang bekerja secara efisien dan efektif dangan hasil yang maksimal
dan tanpa limbah sedikitpun. Menjadi
bagian dari keluarga besar Tanoto Foundation merupakan suatu kebanggaan
yang tak terkira dan penuh manfaat. Keep learn and lead! Salam.(mr)
Sumber Gambar : Juan Christie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar