Jumat, 16 Oktober 2015

Perjalanan Tanoto Scholars ke PT. DAS




Selasa, 15 September 2015, menjadi hari dimana awal perjalanan kami dimulai. Hari itu saya dan ke-13 teman saya yang lain yang tergabung dalam Tanoto Scholars Assosiation Jambi (TSA Jambi) diberikan kesempatan untuk dapat berkunjung ke PT. Dasa Anugrah Sejati, Asian Agri Group Desa Lubuk Bernai Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai Industrial Visit ke pabrik kelapa sawit yang dimiliki oleh Asian Agri Group.
Perjalanan menuju PT.DAS, panggilan umum perusahaan ini, ditempuh dengan waktu kurang  lebih 3 jam. Dan sampailah rombongan TSA Jambi di PT. Dasa Anugrah Sejati yang digadang-gadang sebagai pabrik dengan output terbesar di Provinsi Jambi. Setelah kami tiba di PT. DAS, kami disambut dengan hangat dengan semua pejabat dan karyawan KTU di PT. DAS, selain itu kami juga diberikan materi mengenai proses pengolahan buah kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan Kernel Oil. Saat itu juga PT. DAS memperkenalkan salah satu inovasi dan tindakan nyata mereka dalam menanggulangi limbah industri yaitu Bio Gas yang merupakan bio gas pertama dan terbesar di Provinsi Jambi.
Pembekalan materi sangat menarik perhatian kami, kami tidak sabar untuk dapat melihat langsung proses pengolahan kelapa sawit dan tank-tank bio gas yangg dimiliki oleh PT. DAS. Perjalanan pertama dimulai dengan pengenalan output dari kelapa sawit. Kami juga diperkenalkan dengan berbagai limbah cair dan padat yang dihasilkan oleh kelapa sawit. Sebelumnya saya juga telah dikenalkan dengan produk-produk kelapa sawit saat berada di Tanoto Scholars Gathering 2015 lalu di Pangkalan Kerinci dan kali ini materi yang disampaikan jauh lebih terperinci. Dan bukan hanya itu saja, saya juga membawa salah satu inti kelapa sawit yang telah matang untuk dijadikan oleh-oleh hehehe.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke lapangan. Tempat pertama yang kami tuju adalah bagian sortasi dimana di tempat ini semua tanda buah segar yang telah diambil dari perkebunan ditampung dan disortasi dari berbagai kotoran dan sampah yang terbawa di TBS. Untuk masuk ke kawasan produksi, kami diwajibkan untuk menggunkan berbagai alat keamanan yang terstandarisasi seperti helm, sepatu boot, masker dan ear plug. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan kerja, karena seperti moto RGE Group, “Do it Safely or Don’t!”

Selanjutnya kami masuk ke proses perebusan. Disini tandan buah segar (TBS) direbus untuk mendapatkan buah yang lunak agar mudah dipisahkan dari tandannya. Ruangan yang panas tidak menghalangi kami untuk dapat menyerap ilmu yang sebanyak-banyaknya. Lalu, setelah melewati proses perebusan, TBS masuk ke  Treshing Station dimana buah dipisahkan dari tandannya kemudian buah-buah kelapa sawit yang telah terpisah dari tandannya masuk kesebuah tabung besar dimana buah tersebut akan dipisahkan antara sabut dan intinya, lalu sabut tersebut akan diperas minyaknya dan menjadi Crude Palm Oil, sedangkan intinya akan menjadi Kernel Oil yang harganya jauh melebihi CPO.

Pos berikutnya yang kam kunjungi adalah pembangkit listrik tenaga biogas yang dimiliki oleh PT.DAS Kawasan Taman Raja. Wah, ini adalah pertama kalinya saya melihat pembangkit listrik biogas dan itu benar-benar luar biasa. Pembangkit listrik ini mampu menghasilkan 1800  MW listrik dan telah memenuhi seluuh kebutuhan konsumsi listrik PT.DAS Kawasan Taman Raja yang hanya sebesar 800 megawatt. Dengan adanya pembangkit listrik ini, tidak ada lagi limbah yang terbuang sia-sia. Bahkan ditangan-tangan para ahli, limbah mampu menjadi suatu hal yang berharga yang telah dimanfaatkan oleh PT. DAS Kawasan Taman Raja. Limbah padat dari tempat ini juga digunakan sebagai pupuk bagi kelapa sawit tanpa perlu menambah pupuk pendamping lain. Bahkan diharapkan dimasa yang akan datang PT. DAS dan PLN dapat bekerja sama dalam penyediaan sumber listrik bagi para penduduk sekitar yang berada di sekitar kawasan Taman Raja.
Sungguh hari itu merupakan perjalanan yang luar biasa. Asian Agri mampu menjadikan dirinya sebagai perusahaan yang bekerja secara efisien dan efektif dangan hasil yang maksimal dan tanpa limbah sedikitpun. Menjadi  bagian dari keluarga besar Tanoto Foundation merupakan suatu kebanggaan yang tak terkira dan penuh manfaat. Keep learn and lead! Salam.(mr) 

Sumber Gambar : Juan Christie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar